SATUAN ACARA PEMBELAJARAN
(SAP)
Mata Kuliah : Praktik Klinik Kebidanan V
Hari/Tanggal : Jum’at, 23 Februari 2018
Topik Bahasan : Bedside Teaching
Topik :
Asuhan Kebidanan Pada Ibu Nifas
Sub Topik :
1.
Asuhan Kebidanan pada Ibu Nifas
2.
Vulva Hygiene dan Periksa Dalam
Sasaran :
Mahasiswa PKK III
Tempat :
RS
A.
TUJUAN PEMBELAJARAN
1.
Tujuan Umum
Setelah dilakukan
pemberlajaran dengan metode bedside
teaching (BST), diharapkan mahasiswa PKK III dapat memeahami dan
mengaplikasikan cara vulva hygiene dan periksa dalam dengan benar dan memberika
asuhan kebidanan pada ibu nifas dengan baik.
2.
Tujuan Khusus
Setelah diberikan
pembelajaran melalui bedside teaching
mahasiswa PKK III mampu:
a.
Menjelaskan dan memahami langkah-langkah yang akan dilakukan dalam proses belajar pada PKK III dan
PKK V.
b.
Mampu menjelaskan asukan kebidanan pada masa nifas
B.
POKOK BAHASAN
1.
Asuhan Kebidanan pada Ibu Nifas
2.
Vulva Higyene dan Periksa Dalam
a. Pengertian
b. Tujuan vulva hygiene
c. Persiapan alat dan
bahan
d. Pelaksaan vulva
hygiene
e. Indikator
C.
KEGIATAN PEMBELAJARAN
Komponen
Langkah
|
Uraian
Kegiatan
|
Evaluasi pasien dan tindakan
|
Metode
|
Estimasi
Waktu
|
(1)
|
(2)
|
(3)
|
(4)
|
(5)
|
1.
Melakukan pembukaan dan
Persiapan
|
2.
Melakukan salam sapa
3.
Menjelaskan tujuan
4.
Melakukan informed consent
5.
Menyiapkan alat dan bahan
|
Menjawab salam
Ibu mengerti
Ibu setuju
Alat dan bahan siap
|
Diskusi
|
5 menit
|
1.
2. Pelaksanaan
|
Melakukan vulva higyene dan periksa dalam
Memberikan
asuhan kebidanan pada ibu nifas
|
Vulva hygiene telah dilakukan
Asuhan telah diberikan
|
Praktek dan diskusi
|
15 menit
|
2. 3. Penutup
|
1.
Memberi salam sapa bahwa
tindakan sudah selesai
2.
Memberikan evaluasi kepada
pasien
|
Menjawab salam
Pasien mengerti
|
Diskusi
|
5
menit
|
D.
METODE / STRATEGI
a.
Diskusi
b.
Tanya jawab
c.
Demontrasi
d.
Keterampilan praktik vulva hygiene
e.
Konseling
asuhan kebidanan ibu nifas
E.
MEDIA
1.
Lembar SAP
2.
Lembar rating scale
3.
Alat dan bahan vulva hygiene
F.
EVALUASI
1.
Pasien setuju untuk dilakukan vulva hygiene
dan periksa dalam
2.
Pasien mengetahui dan faham tentang pentingnya menjaga kebersihan genetalia
3.
Pasien mengetahui dan faham tnetang kebutuhan masa nifas
G.
REFERENSI
1.
Sitorus
Anidanta .2013. Vulva Hygiene dalam https://www.scribd.com/doc/127546025/leaflet-vulva-hygiene [Diakses
Tanggal 22 Februari 2018]
2.
Allifiani.
2015. Vulva hyguiene dalam https://www.scribd.com/document/293607201/Vulva-Hygiene [Diakses
Tanggal 22 Februari 2018]
3.
Nasution
Dela. PA. 2018. SOP Vulva Hygiene dalam Artiel Subscribe. Dalam https://www.scribd.com/document/356386082/Sop-Vulva-Hygiene [Diakses Tanggal 21 Februari 2018]
4.
Kemenkes RI. ____. Buku Kesehatan Ibu Dan Anak. Jakarta.
Bakti Husada. Hal. 13&17
H.
LAMPIRAN MATERI
1.
Vulva Hygiene
a.
Pengertian
Vulva hygiene adalahmembersihkan vulva dan daerahsekitarnya pada
pasien wanita yangsedang nifas atau tidak dapatmelakukannya sendiri
b.
Tujuan
a.
Untuk
mencegah infeksi
b.
Untuk
menyembuhkan luka perineum
c.
Untuk menjaga
kebersihan perineum dan memberikan rasa nyaman
c.
Alat dan
bahan yang gigunakan meliputi:
1)
Larutan
NaCL0,9%
2)
Betadine
3)
Kapas sterill
4)
Set vulva
gygiene steril berupa 2 kom, 2 klem, dan kasa
5)
Sarung tangan
steril
6)
Bengkok
7)
Korentang
8)
Perlak
9)
Selimut
10) Tempat sampah medis
d.
Pelaksanaan
yang dulakukan meliputi:1
1)
Mencuci
tangan sesuai dengan prosedur, keringkan dengan menggunakan handuk
2)
Memasang
selimut
3)
Mengatur
posisi pasien dengan dorsal recumbent
4)
Memasang
perlak dan alas dibawah bokong
5)
Gunakan
handscoen
6)
Membuka
vulva dengan menggunakan ibu jari dan jari telunjuk, kemudian membersihkan
mulai dari bagian labia mayora, labia minora, vestibulum, perineum sampai anus.
(bersihkan dari arah atas kebawah dengan menggunakan 1 kapas untuk 1 kali usap)
7)
Melakukan
pemeriksaan dalam untuk mengetahui darah yang keluar
8)
Jika ada
luka perineum perhatikan jahitannya, dan tutup dengan menggunakan kassa yang
diberi betadine
9)
Pakaikan
celana dalam dan pembalut
10) Merapihkan peralatan kedalam klorin
11) Mencuci tangan sesuai dengan prosedur, kemudian
keringkan
12) Memberikan kesempatan pada ibu untuk
menanyakan hal yang belum dimengerti
e.
Indikator
1)
Vulva hygiene
dilakuka secara benar dan hasil pemeriksaan bisa dilihat/disimpulkan
2)
Keterampilan
dapat dilaksanakan secara sistematis tanpa bantuan dan tepat
2.
Asuhan Kebidanan Pada Ibu Nifas
Asuhan yang diberikan pada ibu nifas adalah sebagi
berikut:5
a.
Menganjurkan
ibu makan makan yang beraneka ragam yang mengandung karbohidrat, protein
hewani, protein nabati, sayur-sayuran hijau, dan buah-buahan.
b.
Untuk
memenuhi kebutuhan cairan yaitu minum air putih 14 gelas sehari pada 6 bulan
pertama pada ibu menyusui dan 12 gelas sehari pada 6 bulan kedua pada ibu
menyusui.
c.
Menjaga
kebersihan diri, termasuk kebersihan daerahkemaluan, ganti pembalut sesring
mungkin
d.
Istiraahat
yang cukup seperti tidur siang 1-2 jam, malam 8-9 jam, dan atau saat bayi
tertidur ibu istirahat
e.
Bagi ibu yang
melahirkandengan cara operasi caesar makan harus menjaga kebersihan luka bekas
operasi
f.
Menyusui
dengan benar dan memberi ASI saja sleama 6 bulan
g.
Memberikan
ASI Ssetiap 2 jam sekali dan apabila bayi tertidur bayi dibangunkan untuk
menyusui dan disendawakan setelah memberikan ASI
h.
Melakukan
perawatan bayi dengan benar, apabila tali pusat masih basah atau belum copot,
maka tidak boleh diberikan apapun dan ditutup dengan apapun untuk mencegah
terkena infeksi
i.
Melakukan
stimulasi sedini mungkin untuk berkomunikasi dengan bayi bersama suami dan
keluarga
j.
Menganjurkan
ibu untuk konsultasi kepada pelayanan kesehatan terdekat mengenai pelaynan KB
setelah persalinan
k.
Menganjurkan
ibu untuk menjemur bayi kurang lebih 15-30 menit sebelum jam 09 pagi
l.
Menjelaskan
tanda bahaya pada masa nifas meliputi perdarahan lewat jalan lahir yang
seharusnya sudah berhenti; keluar cairan berbau dari jalan lahir; bengkak pada
wajah, kaki, dan tangan atau sakit kepala dan kejang; demam lebih dari 2 hari;
payudara bengkak, merah dan terasa sakit; dan ibu bersedih, murung dan menangis
tanpa sebab (depresi)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar